Tahap II Perkara Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Pembuatan Jalan Masuk dan Halaman Parkir Bandar Udara H. M Sidik Muara Teweh

  • 16/10/2020 08:18:33
  • Administrator
  • 170

Tahap II An. Tersangka DHS dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Pembuatan Jalan Masuk dan Halaman Parkir Volume 2.328 M2 di Bandar Udara H. Muhammad Sidik DesaTrinsing Muara Teweh Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2014

Bahwa Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah saat ini sedang menangani perkara Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Pembuatan Jalan Masuk dan Halaman Parkir Volume 2.328 M2 di Bandar Udara H. Muhammad Sidik Desa Trinsing Muara Teweh Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2014, yang diduga dilakukan oleh DHS selaku Pelaksana Kegiatan oleh CV. Indo Baruh Kencana berdasarkan kontrak nomor : KU.004/J.241/MTW-2014 tanggal 22 Juli 2014 bersama-sama dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang masing-masing dilakukan penuntutan secara terpisah/Splitsing. Tersangka disangkakan dengan melanggar Primair pasal 2 (1) Subsidair pasal 3 jo pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP yang telah terdapat cukup alat bukti “telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan secara melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara”. Bahwa ancaman pasal primair tersebut diatas minimal 4 tahun sampai dengan 20 tahun pidana penjara. Menurut Drs. Adi Santoso, SH. MH., Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kalteng didampingi Jaksa Penuntut Umum menyampaikan, bahwa perkara ini sudah memenuhi syarat formil dan materiil yang telah dinyatakan lengkap (P-21) dengan surat no. B-2450/O.2.5/Ft.1/10/2020 tanggal 14 Oktober 2020, dan pada hari ini Kamis tanggal 15 Oktober 2020 telah dilakukan Tahap 2 (pelimpahan tersangka dan barang bukti) atas nama Tersangka DHS dari Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dilakukan di Rutan Kelas IIA Palangka Raya dan dilakukan penahanan oleh Penuntut Umum berdasarkan Surat Perintah Penahanan (tingkat penuntutan) Nomor : Print-566/O.2.13/Ft.1/10/2020 tertanggal 15 Oktober 2020 selama 20 (dua puluh) hari sejak tanggal 15 Oktober 2020 sampai dengan tanggal 03 November 2020. Dan sesegera mungkin akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Palangka Raya untuk tahap persidangan.
Berdasarkan kesimpulan Laporan Hasil Audit (LHA) Perhitungan Kerugian Negara atas Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Pembangunan Jalan Masuk dan Halaman Parkir volume 2.328 M2 Bandar Udara Trinsing Muara Teweh Tahun 2014 sebesar Rp. 1.103.880.913,00 (Satu Milyar Seratus Tiga Juta Delapan Ratus Delapan Puluh Ribu Sembilan Ratus Tiga Belas Rupiah).


Foto Lainnya

KETENTUAN

Isi situs bersifat informatif, bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data paper based, maka yang menjadi acuan adalah data paper based.