Press Release Penetapan Tersangka & Penahanan Tersangka Terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kegiatan Penyediaan Dan Pengelolaan Sarana Dan Prasarana Sosial Dan Ekonomi Di Kawasan Transmigrasi Pada Dinas Transmigrasi Kabupaten Kapuas TA. 2019

  • 04/06/2020 09:54:41
  • Administrator
  • 166

Hari Selasa tanggal 3 Maret 2020, Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah melaksanakan Press Release penetapan tersangka & penahanan terhadap tersangka SW dan tersangka SKR, terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pada Kegiatan Penyediaan Dan Pengelolaan Sarana Dan Prasarana Sosial Dan Ekonomi Di Kawasan Transmigrasi Pada Dinas Transmigrasi Kabupaten Kapuas TA. 2019.
Bahwa Dinas Transmigrasi Kab. Kapuas pada TA. 2019 terdapat anggaran kegiatan penyediaan dan pengelolaan sarana dan prasarana sosial dan ekonomi di kawasan transmigrasi dengan serapan anggaran sebesar Rp. 1.144.028.000,- (satu milyar seratus empat puluh empat ribu dua puluh delapan juta rupiah) meliputi kegiatan :
1. Pengadaan pupuk kcl sebanyak 13.250 kg
2. Pengadaan pupuk tsp sebanyak 13.250 kg
3. Pengadaan obat hama/insektisida sebanyak 1.121 liter
4. Pengadaan pupuk urea sebanyak 14.400 kg
5. Pengadaan kapur sebanyak 100.000 kg
6. Pengadaan racun rumput sebanyak 1.298 liter
7. Pengadaan bibit padi sebanyak 10.560 kg
Kegiatan tersebut dilaporkan telah selesai dilaksanakan secara keseluruhan dan telah dicairkan anggarannya pada tanggal 20 dan 25 Februari 2019, namun kenyataannya sampai dengan berakhirnya TA. 2019 kegiatan yang telah dilaksanakan hanya pengadaan kapur sebanyak 32.000 kg yang diterima oleh 4 gapoktan, sedangkan 6 kegiatan lainnya tidak dilaksanakan.
Modus operandi yang dilakukan oleh Tsk SW dalam melakukan perbuatannya, dengan cara tersangka SW diminta untuk menyediakan 5 buah perusahaan yang diperoleh dengan cara meminjam kepada pemiliknya yaitu CV. Aw, CV. Hm, CV. Ac, CV. Iam, CV. Acu, CV. Ks dan CV. Hm kemudian digunakan untuk mencairkan anggaran dengan sepengetahuan Tsk. SKR yang merupakan Pengguna Anggaran pada Dinas Transmigrasi Kab. Kapuas.

Untuk kerugian negara masih dalam perhitungan audit BPKP Provinsi Kalimantan Tengah.


Foto Lainnya
img0 -