Upacara Hari Pahlawan

  • 10/11/2025 14:53:00
  • adminkejati
  • 62

ASISTEN PEMBINAAN KEJATI KALTENG PIMPIN UPACARA MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN

 

Kejati Kalteng, Palangka Raya – Senin, 10 November 2025, Asisten Pembinaan Kejati Kalteng Anthony,S.H. bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan Hari Pahlawan di halaman kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah yang diikuti oleh Para Asisten, Kepala Bagian Tata Usaha, Para koordinator, para Kasi, Kasubag, pemeriksa serta seluruh Pegawai Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan tersebut Asisten Pembinaan Kejati Kalteng Anthony,S.H. selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Dalam Rangka Peringatan Hari Pahlawan. Dalam amanatnya Menteri Sosial Republik Indonesia menyampaikan “ada tiga hal yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa:

PERTAMA, KESABARAN PARA PAHLAWAN.

Mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Mereka tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan.

Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan.

KEDUA, SEMANGAT UNTUK MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN BANGSA DI ATAS SEGALANYA.

Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Mereka justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian. Di situlah letak kehormatan sejati: bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan.

KETIGA, PANDANGAN JAUH KE DEPAN.

Para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang, untuk kemakmuran bangsa yang mereka cintai. Dan menjadikan perjuangan ini sebagai bagian dari ibadah, darah dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam. Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan”

“Di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama; membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.” Lanjut Menteri Sosial Republik Indonesia

Mengakhri Amanatnya Menteri Sosial Republik Indonesia menghimbau “Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam. Dengan bekerja, bergerak dan berdampak.”


Foto Lainnya